Sumber: windowsreport.com

Baru beberapa menit digunakan laptop sudah terasa panas. Performa laptop pun menurun bahkan sampai hang. Pertanyaan pun mulai muncul. Apa penyebab laptop cepat panas?

Masalah panas berlebih seperti ini memang cukup mengganggu. Bukan hanya mengganggu kenyamanan, laptop yang terlalu panas juga cenderung kurang optimal dalam menjalankan tugas. Bahkan jika panas yang dihasilkan sudah terlalu berlebihan, laptop bisa restart secara otomatis.

 

Penyebab Laptop Cepat Panas

Sumber: lifewire.com

Jika tidak segera diatasi, laptop yang cepat panas bisa berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Agar tahu cara mengatasi laptop overheat, berikut penyebab laptop bisa cepat panas.

1. Lubang Ventilasi Tertutup

Semua laptop telah dibekali dengan komponen pendingin di dalamnya. Komponen inilah yang bertugas menjaga suhu laptop. Agar tidak menghasilkan panas berlebih, suhu panas dalam laptop dibuang melalui lubang ventilasi.

Penyebab laptop cepat panas yang satu ini cukup sering terjadi. Secara tidak sengaja, lubang ventilasi sering kali tertutup hingga sistem pendingin kurang maksimal dalam menjalankan tugasnya.

2. Salah Menempatkan Laptop

Posisi ideal untuk menggunakan laptop adalah dengan meletakkannya di tempat yang datar. Dalam posisi seperti ini, sirkulasi udara di dalam laptop menjadi lancar. Suhu panas pun bisa dibuang melalui lubang-lubang ventilasi yang ada.

Salah satu penyebab laptop cepat panas yang kerap dijumpai adalah penempatan laptop yang salah. Alih-alih meletakkannya di permukaan yang rata, beberapa pengguna justru meletakkannya di atas kasur atau memangkunya. Posisi seperti ini memang terasa lebih nyaman. Namun dalam waktu yang lama, sirkulasi udara yang terganggu dapat menyebabkan laptop cepat panas.

3. Memacu Laptop secara Berlebihan

Penyebab laptop cepat panas juga bisa berasal dari pemakaian yang tidak semestinya. Perlu diingat, panas laptop selalu berbanding lurus dengan pekerjaan yang dilakukannya. Jika digunakan untuk komputasi berat seperti rendering video atau bermain game grafis tinggi, laptop cenderung lebih cepat panas.

4. Suhu Ruangan

Di ruangan yang minim pendingin, laptop cenderung lebih cepat panas. Meski komponen pendingin laptop berjalan dengan baik, kinerjanya akan semakin berat karena harus bergelut dengan suhu ruangan yang kurang bersahabat. Jadi jika laptop terasa cepat panas, coba perhatikan suhu ruangan. Mungkin itu yang menjadi penyebab laptop cepat panas.

5. Ada Komponen yang Bermasalah

Laptop yang cepat panas bisa disebabkan oleh komponen yang bermasalah. Misalnya saja seperti kipas pendingin. Jika komponen ini bermasalah, bisa dipastikan sirkulasi udara di dalam laptop akan terganggu.

 

Cara Mengatasi Laptop yang Cepat Panas

Sumber: gagastekno.com

Cara mengatasi laptop overheat tidak dapat dilepaskan dari faktor penyebabnya. Jika penyebabnya adalah lubang ventilasi yang tertutup, kamu cukup memperbaiki posisi laptop agar sirkulasi udaranya kembali lancar. Untuk lebih jelasnya, berikut cara mengatasi laptop yang cepat panas.

1. Gunakan Pendingin Tambahan

Untuk menjaga agar laptop tidak terlalu panas, cobalah menggunakan pendingin tambahan seperti cooling pad. Aksesori tambahan ini dapat membantu menjaga suhu laptop agar tidak panas berlebih. Cara mengatasi laptop overheat ini juga cukup efektif untuk memaksimalkan usia pemakaian laptop.

2. Bersihkan Bagian dalam Laptop

Debu yang masuk ke dalam laptop dapat mengganggu sistem pendingin. Kinerja laptop juga menjadi semakin berat. Untuk itu, salah satu cara mengatasi laptop overheat yang juga perlu diperhatikan adalah dengan memeriksa bagian dalam laptop secara berkala. Pastikan di dalamnya tidak ada banyak debu yang berpotensi mengganggu performa.

3. Jangan Menggunakan Laptop secara Berlebihan

Spesifikasi laptop bisa menjadi petunjuk seberapa berat tugas yang dapat diembannya. Jika spesifikasinya rendah, jangan paksakan untuk mengerjakan tugas-tugas yang berat. Itulah cara mengatasi laptop overheat.

Meski bisa mengurangi beban laptop dengan cara mengatasi laptop overheat, akan lebih baik jika memilih laptop yang telah dibekali spesifikasi mumpuni. Misalnya saja seperti Gigabyte Sabre 15.

Laptop buatan Gigabyte ini dibekali prosesor Intel Core i7 generasi ke-8, RAM DDR4 8 GB dan VGA NVIDIA GeForce GTX 1050 GDDR5 dengan 4 GB VRAM. Dengan spesifikasi seperti ini, Gigabyte Sabre 15 dapat digunakan untuk membuat konten video bahkan menjalankan game hardcore. Kamu pun bisa mendapatkan laptop ini dengan harga yang kompetitif di JKT gadget.